 |
kapal tengker pengangkut cpo miyak kelapa sawit terlihat dari panyai ria kolaka yang kandas |
MUK- Kerusakan terumbu karang tidak
hanya terjadi di wilayah raja ampat, kerusakan terumbu karang juga terjadi disekitar
pulau padamaran teluk bone kabupaten kolaka, kerusakan terumbu karang ini
terjadi karena kandasnya kapal tanker amasnusa pengangkut cpo minyak kelapa sawit pada tanggal 15 februari 2017 lalu kapal ini milik salah satu perusahaan minyak
kelapa sawit yang ada di kolaka pada
saat itu kapal tersebut berlayar dari
pelabuhan lameruru kendari menuju pelabuhan kolaka namun naas sebelum tiba ditujuan kapal tersebut kandas
di kedalam 10 meter dekat lampu mercusuar dengan memuat cpo minyak kelapa sawit ratusan
ton akibatnya berdampak terhadap sedikitnya 8 spesies terumbu karang acropora
mengalami kerusakan yang sangat parah.
 |
terlihat dari dekat kapal dalam posisi miring akibat kandas |
menurut pusat kajian
pengembangan teluk bone universitas sembilan belas november kolaka syahrir mengatakan
ekosisten terumbu karang di lokasi kandasnya kapal tanker itu sekitar 8,7
hektar yang terdiri dari berbagai jenis terumbu karang, kepala pusat kajian
pengembangan teluk bone sekaligus dosen perikanan universitas sembilan belas
november kolaka ini juga menambahkan identifikasi awal luas kerusakan terumbu
karang mencapai 2.500 meter persegi terumbu karang yang berusia ratusan tahun ini
hancur akibat kandasnya kapal tanker milik perusahaan minyak kelapa sawit di kolaka,
selain membutuhkan biaya yang mahal juga membutuhkan waktu puluhan tahun untuk
mengembalikan kondisi terumbu karang seperti semula sayangnya setelah kejadian
ini kapal tersebut pergi begitu saja melanjutkan perjalananya sementara pihak
pemerintah daerah kabupaten kolaka belum ada perhatiannya padahal terumbu
karang di sekitar pulau padamaran kolaka merupakan aset yang harus dijaga demi
pengembangan teluk bone terangnya.
 |
hasil identifikasi kerusakan |
Ketua Mapala usn kolaka Amiruddin
yang juga ikut langsung melakukan penyelaman 18 maret 2017, menambahkan
kejadian ini harus dipertanggung jawabkan oleh pihak perusahaan dan kami tidak
akan tinggal diam karena ini adalah lahan masyarakat kolaka utamanya para
nelayan yang menjadkan tempat ini menjadi sumber pendapatannya, selain itu
tempat ini sangat layak menjadi tempat untuk menikmati keindahan yang ada di bawa
laut karena aksesnya dekat dan mudah dijangkau dan sengat banyak spesies
terumbu karang dan ikan sehingga menjadi daya tarik tersendiri ditempat ini
yang sekarang menjadi rusak parah. Tutupnya. (HS2/asdr )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar