
Kolaka boleh bangga Punya tempat
semenarik Taman Wisata yang terletak tidak jauh dari ibu kota kolaka dimana
dalam taman wisata ini kita dapat disuguhkan keindahan alam yang juga tidak
kalah dengan tempat lainnya dimana dalam di tempat ini kita bukan hanya
dimanjakan dengan pemandang yang begitu indah akan tetapi sangat cocok buat
kalian yang senang dengan kegiatan alam terbuka sembari melepas lelah, Camping, panjat
tebing Dll.
Kelompok hutan Mangolo, ditunjuk
sebagai kawasan Taman Wisata Alam (TWA) berdasarkan surat Keputusan Menteri
Kehutanan Nomor 142/Kpts-II/1990 tanggal 2 April 1990 seluas 5.200 Ha. Penunjukkan
tersebut diawali dengan rekomendasi Gubernur KDH TK I Sulawesi Tenggara Nomor :
522.12/340 tanggal 12 Desember 1986 dan Surat Dirjen PHPA Nomor :
380/DJ-VI/Bin-Prog/1988. Luas kawasan 3.933, 30 hektar dengan Fungsi sebagai
taman wisata alam. Keunikan kawasan ini adalah potensi pariwisata dan fenomena
keunikan alam yang dimilikinya antara lain sumber air panas, gua alam, air
terjunLetak administrasi Propinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten Kolaka.
Letak astronomis Bujur 122'35’BT -
122'37’ BT Lintang 03'57’ LS - 03'59’ LS. Status hukum Penunjukkan Nomor SK.
142/Kpts-II/1990 Tanggal SK 2 April 1990 Ditetapkan oleh Menteri Kehutanan.
Kondisi fisik kawasan ini mempunyai Deskripsi topografi Keadaan lapangan dengan
topografi bergelombang ringan sampai berat, berbukit dan bergunung-gunung
dengan kemiringan 5% sampai dengan 30%.
Kondisi yang dominan adalah bergelombang. Tinggi minimum 30 m di atas permukaan laut, Tinggi maksimum 765 m di atas permukaan laut Deskripsi kondisi tanah Jenis tanah Podsolik Coklat, Deskripsi geologi Batuan malihan yang terdiri dari sekis, genes, pilit, kaursit dan sedikit pualam Tipe iklim Schmidt dan Ferguson C, Curah hujan rata-rata tahunan 2000 mm dengan kelembaban 80,3 %, Temperatur 19'C sampai 34'C.
Tipe ekosistem adalah Hutan hujan
tropis dataran rendah terdiri dari 2 formasi hutan yaitu hutan primer dengan
jenis-jenis berdiameter 50 up antara lain kole (Alphitonia incata), Ondolia
(Cananga odorata), kayu besi (Metrosideros vera) dan hutan sekunder yang
didominasi oleh jenis-jenis Eha (Castanopsis buruana), rawa (Nauclea sp), dan
lain-lain
Air
Terjun Mangolo
Gua Mangolo
|
Potensi Wisata
1. Sumber air panas di blok hutan Watumbasi (2 buah), di
blok hutan Kekea (3 buah). Kegiatan yang dapat
dilakukan di tempat ini adalah Mandi/berendam,
Menikmati panorama alam.
2. Gua Alam : Gua Taman Firdaus, Gua Unik dan Gua
Merana Susur gua (caving). Kegiatan yang dapat
dilakukan di tempat ini adalah Menikmati panorama alam, penelususan Gua Vertikal dan Horisontal
3. Air Terjun Liku Wuarau
Kegiatan yang dapat dilakukan di tempat ini adalah
Menikmati panorama alam, foto- foto dan mandi menguji adrenalin dengan Refling
4. Air Terjun Atanggao
Kegiatan yang dapat dilakukan di tempat ini adalah
Menikmati panorama alam, foto- foto dan mandi menguji adrenalin dengan Refling.
5. Tebing Alam
1. Sumber air panas di blok hutan Watumbasi (2 buah), di
blok hutan Kekea (3 buah). Kegiatan yang dapat
dilakukan di tempat ini adalah Mandi/berendam,
Menikmati panorama alam.
2. Gua Alam : Gua Taman Firdaus, Gua Unik dan Gua
Merana Susur gua (caving). Kegiatan yang dapat
dilakukan di tempat ini adalah Menikmati panorama alam, penelususan Gua Vertikal dan Horisontal
3. Air Terjun Liku Wuarau
Kegiatan yang dapat dilakukan di tempat ini adalah
Menikmati panorama alam, foto- foto dan mandi menguji adrenalin dengan Refling
4. Air Terjun Atanggao
Kegiatan yang dapat dilakukan di tempat ini adalah
Menikmati panorama alam, foto- foto dan mandi menguji adrenalin dengan Refling.
5. Tebing Alam
Kegiatan yang dapat dilakukan di tempat ini adalah Panjat tebing dll
Aksesibilitas
ke kawasan TWA "Mangolo"
|
Aksesibilitas ke Kawasan TWA
"Mangolo"
1. Kendari – Kolaka (± 180 Km) dengan waktu
tempuh 3,5 –4 jam
2. Kolaka – lokasi (± 7 Km) selama kira-kira 15 menit
perjalanan, dengan kendaraan umum.
Jenis Flora yang ada di Taman Wisata Alam Mangolo
1. Eha (Castanopsis buruana)
2. Kayu Besi (Metrosideros petiolata)
3. Ondolia (Cananga odorata)
4. Kayu kuku (Pericopsis mooniana)
5. Putat (Barringtonia recemosa)
6. Talas (Alocasia suhirmaniana) Endemic Sulawesi
Beberapa Jenis Fauna yang ada di Taman Wisata Alam Mangolo
1. Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis)
2. Babi hutan (Sus celebensis)
3. Kera hitam (Sulawesi Macaca ochreata)
4. Rangkong Sulawesi (Rhyticeros cassidix)
5. Ayam hutan (Gallus gallus)
6. Nuri Sulawesi (Tanignathus sumatranus)
7. Biawak (Varanus sp)
8. Raja udang (Halcyon coromanda)
9. Merpati Hutan (Ducula aenea)vv
1. Kendari – Kolaka (± 180 Km) dengan waktu
tempuh 3,5 –4 jam
2. Kolaka – lokasi (± 7 Km) selama kira-kira 15 menit
perjalanan, dengan kendaraan umum.
Jenis Flora yang ada di Taman Wisata Alam Mangolo
1. Eha (Castanopsis buruana)
2. Kayu Besi (Metrosideros petiolata)
3. Ondolia (Cananga odorata)
4. Kayu kuku (Pericopsis mooniana)
5. Putat (Barringtonia recemosa)
6. Talas (Alocasia suhirmaniana) Endemic Sulawesi
Beberapa Jenis Fauna yang ada di Taman Wisata Alam Mangolo
1. Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis)
2. Babi hutan (Sus celebensis)
3. Kera hitam (Sulawesi Macaca ochreata)
4. Rangkong Sulawesi (Rhyticeros cassidix)
5. Ayam hutan (Gallus gallus)
6. Nuri Sulawesi (Tanignathus sumatranus)
7. Biawak (Varanus sp)
8. Raja udang (Halcyon coromanda)
9. Merpati Hutan (Ducula aenea)vv
10.Tarsius Sulawesi (Tarsisus Tarsier)
11. Kus-kus (Phalanger Celebensis)
12.
Kodok Besar
Sumber :
Hasil Observasi Mapala USN Kolaka, KSDA Kolaka, dan Berbagai Sumber lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar